vfRLx8H2uqdqBCqTEItJFZCD3xp6D4LE2kPIUYxS

Alfa Dera Resmi Jabat Kasi Intel Lombok Tengah, Bawa Rekam Jejak Gemilang dari Lampung


Lampung Tengah - Mutasi di tubuh Kejaksaan kembali terjadi. Kali ini, Kejaksaan Negeri Lampung Tengah harus merelakan salah satu jaksa andalannya, Alfa Dera, berpindah tugas.

Selama ini, Dera dikenal sebagai Kepala Seksi Intelijen di Kejari Lampung Tengah. Kini, ia dipercaya mengemban posisi serupa di Kejari Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Selama bertugas di Lampung Tengah yang kerap disebut Bumi Jejama Waway kinerjanya cukup mencolok. Tidak berlebihan jika disebut “tancap gas”. Di bawah koordinasinya, bidang intelijen bergerak agresif, terutama dalam memburu pelaku korupsi yang lama menghilang.

Sejumlah buronan kasus korupsi yang sempat masuk daftar pencarian orang akhirnya berhasil ditangkap. Nama-nama seperti Endang, yang terseret kasus Bank BRI, hingga Awalludin dari lingkungan Setda Lampung Tengah, termasuk yang berhasil diamankan. Bahkan ada pula buronan bernama Azhari yang sempat bersembunyi hingga ke area hutan dan tetap berhasil ditemukan.

Capaian itu bukan sekadar angka. Bidang Intelijen Kejari Lampung Tengah di bawah Dera sempat meraih predikat Juara 1 Kinerja Intelijen terbaik di wilayah Kejati Lampung.

Namun menariknya, di balik pendekatan yang tegas terhadap pelaku kejahatan, Dera justru dikenal cukup dekat dengan masyarakat. Ia beberapa kali turun langsung ke lapangan melalui program “Petani Mitra Adhyaksa”. Di sana, pendekatan yang digunakan tidak lagi keras, melainkan lebih membangun hubungan.

Sebelum di Lampung Tengah, rekam jejaknya sudah lebih dulu terbentuk saat bertugas di Depok. Di ruang sidang, ia dikenal sebagai jaksa yang tidak ragu menuntut berat untuk perkara serius.

Di luar itu, ada sisi lain yang cukup kontras. Dera sempat dijuluki sebagai “kakak asuh” bagi sejumlah mantan pelaku kejahatan siber. Alih-alih menjauh, ia justru membina mereka setelah bebas, mengarahkan kemampuan teknologi yang dimiliki agar digunakan untuk kegiatan yang sah seperti usaha digital.

Pengalaman lain juga datang saat ia terlibat dalam Satgas 53 Kejaksaan Agung. Dalam tim tersebut, ia ikut mengungkap jaringan penipuan berkedok jaksa yang beroperasi lintas daerah dan merugikan korban hingga miliaran rupiah.

Kini, tantangan baru menantinya di Lombok Tengah. Wilayah ini bukan sekadar daerah administratif biasa, melainkan salah satu titik strategis nasional, terutama di sektor pariwisata.

Di sana terdapat sejumlah objek vital, mulai dari bandara internasional hingga Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang menjadi sorotan global. Kompleksitasnya jelas berbeda.

Dengan kombinasi pengalaman mulai dari penanganan korupsi, pendekatan sosial, hingga kasus siber kehadiran Alfa Dera diharapkan mampu menjaga keseimbangan: penegakan hukum tetap berjalan, sementara iklim investasi tetap terjaga. (*)
Related Posts
Terbaru Lebih lama

Related Posts

Posting Komentar