Jurnalsewu - Pada hari Rabu, 7 Januari 2026, Kabupaten Pringsewu, Lampung, menjadi saksi bisu sebuah kunjungan kehormatan yang mempererat tali persaudaraan antar-provinsi. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama rombongan, yang terdiri dari Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Wakil Bupati Temanggung drg. Nadia Muna, dan Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, tiba di Bumi Jejama Secancanan dalam rangkaian kunjungan kerja mereka di Provinsi Lampung. Kedatangan delegasi penting ini menegaskan komitmen untuk saling mendukung dan memahami potensi daerah.
Delegasi dari Jawa Tengah ini disambut hangat oleh jajaran pemimpin Provinsi Lampung, yakni Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, dan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Dr. Marindo Kurniawan. Momen penyambutan yang penuh keakraban berlangsung di Graha Pamungkas, Pringkumpul, Kelurahan Pringsewu Selatan, Kecamatan Pringsewu, yang menjadi pusat penerimaan. Dari pihak tuan rumah, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, Wakil Bupati Umi Laila, dan Sekretaris Daerah Pringsewu M. Andi Purwanto beserta jajaran pemerintah daerah hadir langsung untuk menyambut tamu-tamu istimewa tersebut, menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengungkapkan rasa gembiranya dapat berkunjung ke Kabupaten Pringsewu. Ia secara khusus menyoroti fakta bahwa Pringsewu merupakan salah satu wilayah di Lampung dengan mayoritas penduduk bersuku Jawa. Luthfi memberikan apresiasi tinggi terhadap masyarakat Jawa di Provinsi Lampung, menilai mereka memiliki daya saing yang kuat serta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sosial, kekeluargaan, dan keberagaman. "Keharmonisan adalah kunci utama yang harus senantiasa kita jaga, terutama dalam masyarakat yang majemuk seperti di Pringsewu ini," tegas Ahmad Luthfi, menekankan pentingnya persatuan di tengah perbedaan.
Menanggapi pernyataan Gubernur Luthfi, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menegaskan bahwa daerahnya memang memiliki penduduk yang sangat heterogen, dengan mayoritas berasal dari beragam latar belakang Jawa, baik dari Jawa Barat, Jawa Tengah, maupun Jawa Timur. Ia menyampaikan rasa syukurnya atas kontribusi signifikan yang telah diberikan oleh masyarakat Jawa di Kabupaten Pringsewu dalam memajukan daerah. "Di mana pun masyarakat Jawa berada, mereka memiliki kemampuan luar biasa untuk beradaptasi dan senantiasa rendah hati, memegang teguh filosofi di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung," ujar Bupati Riyanto, menggambarkan karakter adaptif dan loyalitas masyarakat Jawa terhadap tanah kelahirannya.
Agenda kunjungan kerja tersebut juga mencakup peninjauan langsung ke beberapa potensi ekonomi dan pariwisata Pringsewu. Gubernur Jateng dan rombongan berkesempatan mengunjungi pabrik kopi PT. Citra Putera Utama Pringsewu, di mana mereka menyaksikan secara langsung proses produksi kopi bubuk merk Klangenan yang telah menjadi kebanggaan lokal. Selain itu, mereka juga menyempatkan diri singgah di Wisata Berkuda Princhsto Pringsewu, sebuah destinasi yang menawarkan pengalaman rekreasi unik. Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk mengidentifikasi peluang kolaborasi dan promosi potensi lokal Pringsewu ke tingkat yang lebih luas.


