vfRLx8H2uqdqBCqTEItJFZCD3xp6D4LE2kPIUYxS

Kesbangpol Pringsewu Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Pekon Waluyojati

PRINGSEWU – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pringsewu menggelar Sosialisasi Ideologi dan Pendidikan Wawasan Kebangsaan (IPWK), Kamis (25/6/2026).

Kegiatan berlangsung di Aula Balai Pekon Waluyojati tersebut merupakan bagian dari program Kesbangpol Kabupaten Pringsewu Tahun 2026 untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap ideologi negara dan nilai-nilai kebangsaan.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Pringsewu, Sudiyono, S.Kom. dan Bambang Sugeng Irianto, S.T., serta perwakilan Kesbangpol Kabupaten Pringsewu, Muhammad Faridz, S.STP.

Sosialisasi diikuti oleh aparatur pekon, tokoh masyarakat, pemuda, kader PKK, dan warga dari berbagai dusun di Pekon Waluyojati. Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan dan aktif mengajukan pertanyaan terkait implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam pemaparannya, Sudiyono menegaskan bahwa Pancasila harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar dihafalkan.

“Pancasila bukan hafalan, tetapi harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari menjaga kerukunan bertetangga, semangat gotong royong, hingga menjaga persatuan di lingkungan desa. Jika fondasi ideologi masyarakat kuat, desa akan menjadi lebih aman dan maju,” ujarnya.

Sementara itu, Bambang Sugeng Irianto menjelaskan bahwa program IPWK menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan ideologi masyarakat sekaligus menangkal berkembangnya paham radikal dan intoleran.

“Kesbangpol Pringsewu terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosialisasi seperti ini. Kami ingin wawasan kebangsaan tumbuh dari lingkungan terkecil, mulai dari RT hingga pekon. Antusiasme warga Waluyojati menjadi modal penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Muhammad Faridz menyampaikan materi mengenai Empat Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan sosial serta meningkatkan literasi informasi agar tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong atau hoaks yang berpotensi memecah persatuan.

Kepala Pekon Waluyojati, Gunawan, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi wawasan kebangsaan sangat penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, terutama generasi muda, terhadap nilai-nilai kebangsaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para narasumber yang telah hadir dan berbagi pengetahuan kepada masyarakat. Materi yang disampaikan sangat bermanfaat untuk memperkuat wawasan kebangsaan warga, khususnya kalangan pemuda sebagai penerus bangsa,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan deklarasi bersama untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Para pemuda Pekon Waluyojati juga menyatakan komitmennya untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kerukunan di lingkungan desa.(*)
Related Posts
Terbaru Lebih lama
Nurul Hilal
Bang Hilal bernama lengkap Nurul Hilal, C.B.J., C.EJ.,C.Par adalah Wartawan Muda yang tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Aktif meliput peristiwa daerah, sosial, dan kriminal dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 31178-LSPR/Wda/DP/XI/2025/08/11/73

Related Posts

Posting Komentar